MAAF PAK TUGAS SAYA KETINGGALAN

MAAF PAK TUGAS SAYA KETINGGALAN

Seminggu Gelar karya Siswa Siswi SMAN 1 Ngantang di Galeri Raos, Batu

Selasa, 18 Agustus 2020

BATU – SMA Negeri 1 Ngantang pilih melakukan pameran karya seni pertamanya di Galeri Raos Jalan Sudirman Kota Batu, bertajuk Maaf Pak Tugas Saya Ketinggalan . Pameran tersebut diikuti siswa kelas X, XI dan XII dengan menampilkan 120 karya. Pameran berlangsung 6 – 12 Maret 2020.
Karya seni yang dipamerkan ada berbagai macam, mulai dari karya seni topeng, kaya seni tapestry, embosh berbahan plat, hingga lukisan relif berbahan daur ulang. Dalam pengamatan (red.) di Galeri Raos, tampak terpampang beberapa karya seni yang menghiasi dinding yang sangat dominan menggugah pengunjung untuk bisa menyaksikan lebih dekat.
Pembina yang juga Guru mata pelajaran seni budaya SMAN 1 Ngantang, Braga Ariya Bimantara, S.Pd mengatakan, kegiatan pameran yang diadakan sekolah, merupakan sebuah implementasi dari kesadaran peserta didik. Mereka terus berkarya sesuai kemampuannya masing-masing. Sebab selama ini hanya mendapatkan materi di ruang kelas.
“Pendidikan seni dan budaya tidak semata hanya sebagai mata pelajaran yang diajarkan di kelas ketika proses belajar mengajar saja. Tapi juga, harus diimplementasikan di luar ruangan pembelajaran, salah satunya dengan mengadakan pameran yang diikuti para siswa,” ungkapnya ketika ditemui

Karya Nirmana (dasar) 2D

Lebih lanjut Braga menambahkan, melihat beberapa perkembangan kemajuan seni di kala nasional maupun menuntut guru dibidang seni dan budaya harus mempunyai kreativitas lebih. Hal itu agar bisa meyakinkan pada siswa tetap konsisten dalam menjaga kecintaan terhadap karya seni apapun.“Membangun rasa cinta terhadap sebuah karya seni terkadang sulit dilakukan. Tapi, sangat mudah apabila para siswa dilibatkan langsung secara terus menerus dalam setiap kegiatan pameran kesenian”, tambahnya
Masih kata Braga, “ Semua pihak terlibat menjadi penggerak, agar teman-teman mencintai karya seni dalam bentuk apapun dan bagaimanapun hasilnya. Sesuai dengan tajuk pameran pertama ini kami adakan diluar lingkungan sekolah ” harapnya

Quilling dengan desain geometris

Hal senada juga disampaikan pengelola Galeri Raos Supriono. Dia menjelaskan, karya-karya seni yang dipamerkan di Ruangan Galeri Raos merupakan sebuah capaian SMA I Ngantang untuk ikut melestarikan seni dan budaya pada siswa. Generasi muda tentunya memiliki hobi yang berbeda-beda tentang memaknai seni. Apalagi dengan kemajuan teknologi semakin bisa melumpuhkan rasa seni terhadap lingkungan sekitar.
“Karya-karya anak-anak SMA 1 Ngantang ini merupakan salah satu pengabdian tenaga pendidik untuk tetap menjaga seni dan budaya. Kami pencinta seni yang ada di Galeri Raos akan tetap memberi ruang pada siapa pun yang ingin melakukan pameran di sini,” tandasnya.

Karakter Topeng Malang berbahan daur ulang kertas

Siswi kelas XI SMA Negeri 1 Ngantang, Ike Amanda mengatakan, dia merasa asyik ketika dilibatkan kegiatan sekolah selama enam hari di Galeri Raos. Dia baru pertama kali mengikuti pameran di tempat kesenian yang sudah memiliki nama.
“Merasa bangga aja, karena pihak sekolah sudah memberikan kami ruang untuk mencintai karya seni dan budaya yang ada dilingkungan sekitar maupun di Indonesia. Sebab selama ini, kami hanya berada di ruang kelas untuk mendengarkan materi pelajaran. Tapi sekarang kami sudah praktekkan langsung dilapangan,” pungkasnya

Leave a Reply